I CARE Indonesia Mengadakan Workshop Pemasangan Solar PV Rooftop

I CARE Indonesia Mengadakan Workshop Pemasangan Solar PV Rooftop

JAKARTA Pada hari Sabtu, 26 Agustus 2017, I CARE Indonesia Foundation –lembaga sosial yang aktif di bidang energi terbarukan – mengadakan workshop bertajuk IRRADIANCE (Installing Clean and Affordable Solar PV Rooftop for Better Environment). Acara ini diadakan di FaveHotel Kemang, Jakarta Selatan dan dihadiri 60 orang peserta dari usia 18 hingga 70 tahun dengan latar belakang profesi yang cukup beragam.

Acara dibuka oleh Aditya Mulya sebagai Ketua Acara IRRADIANCE serta Priyatna Suryawijaya sebagai Ketua Umum I CARE Indonesia. Sesi pertama pun dimulai oleh Nur Pamudji, Ketua Pembina PPLSA (Perkumpulan Pengguna Listrik Surya Atap) dan anggota AESI (Asosiasi Energi Surya Indonesia) yang juga Direktur PLN tahun 2011-2014, dengan materi perkenalan tentang energi terbarukan dan Solar PV Rooftop. Nur Pamudji sendiri telah memakai Solar PV dengan daya sebesar 4kWp di rumahnya dan menjelaskan tentang pengurangan tagihan listrik yang ia peroleh kepada para peserta.

Didi Apriadi, Tenaga Ahli Kementerian Perindustrian, mengisi sesi kedua dengan topik Regulasi Net Metering, Wiring, dan Grid System dalam pemasangan Solar PV Rooftop. Pada sesi ini dijelaskan tentang regulasi untuk memasang Solar PV Rooftop di rumah pribadi yang sebenarnya sudah ada sejak tahun 2014, tepatnya diatur dalam Edaran Direksi PT PLN (Persero) No. 0009.E/DIR/2014. Beberapa syarat administratif dan teknis yang perlu dipenuhi untuk menggunakan Solar PV Rooftop dibahas pada sesi kedua ini.

Workshop kemudian ditutup oleh Yohanes Bambang Sumaryo, Ketua Pengurus PPLSA, yang membahas tentang potensi dan segi teknis dari pemasangan Solar PV Rooftop baik di area pemukiman urban, pedesaan, maupun komplek industri. Seperti Nur Pamudji, ia pun telah menggunakan Solar PV Rooftop di kediamannya. Pada presentasinya, ia juga menampilkan beberapa foto Solar PV Rooftop yang telah dipasang baik di rumah maupun kantor rekan-rekannya di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.

Kondisi geografis Indonesia menyebabkan sinar matahari tersedia dalam jumlah yang lebih dari cukup untuk dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik yang ramah lingkungan. Oleh karena itu, pemanfaatan Solar PV Rooftop sangat berpotensi untuk menjawab kekurangan area terbuka yang diperlukan untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kota-kota besar seperti Jakarta. Animo masyarakat terhadap pemanfaatan Solar PV sudah cukup tinggi, harga Solar PV yang semakin menurun dari waktu ke waktu juga menjadi faktor yang membuatnya akan semakin menarik dalam beberapa waktu ke depan. Namun, dukungan yang tepat dari sisi regulasi dan edukasi masih dibutuhkan agar Solar PV Rooftop dapat menimbulkan dampak yang lebih signifikan untuk Indonesia yang lebih terbarukan.

Nur Pamudji membuka acara dengan topik perkenalan tentang energi terbarukan dan Solar PV Rooftop

Didi Apriadi mengisi sesi kedua, mendiskusikan tentang Regulasi Net Metering, Wiring, dan Grid System dalam pemasangan Solar PV Rooftop

Yohanes Bambang Sumaryo menutup acara dengan membawakan topik potensi dan segi teknis dari pemasangan Solar PV Rooftop baik di area pemukiman urban, pedesaan, maupun komplek industri

 

No Comments

Post A Comment